Modus Atribut K3 di Prusahaan, Dedy Ardiyansyah: Pelaku Bukan dari Dinas


Bagikan

Visualjambi, Kota Jambi. - Dalam beraktivitas di Perusahaan harus memiliki pekerja dan Sumber daya manusia, hal itu wajib menerapkan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3), Senin (12/12/2022)

 

Lain yang terjadi di beberapa perusahaan yang Sudah menerapkan K3 tersebut sesuai izin dan himbuan dari Dinas ketenagakerjaan, malah ada disalah gunakan terkait Penggunaan dan mendapatkan k3 yaitu spanduk, Bendera, dan Poster dengan biaya yang kenakan sebesar Rp 600 hingga 700 ribu per tahun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itupun bukan dari oknum petugas dinas ketenaga kerja dan imigrasi provinsi jambi. 

 

Dalam klarifikasi Kabid PPKHI (Pembinaan, Pengawasan ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial) Dedy Ardiansyah mengatakan "itu pernah terjadi di tahun 2021 oleh Terduga pelaku dengan meminta sejumlah uang mengatasnamakan k3 akan tetapi itu bukan dilakukan oleh instansi kita," Tuturnya.

 

"Terkait maraknya dengan pelaku berbagai modus menggunakan stiker dan bendera, Brosur dan kalender - kalender k3, yang mulai masuk di wilayah provinsi jambi. 

 

Saat pelaku masuk melaksanakan modus tersebut di perusahaan, Kami berharap agar seluruh perusahaan untuk berkoordinasi ke dinas Ketenagakerja dan imigrasi ataupun kordinasi dengan Uptd balai pengawasan ketenagakerjaan Yang ada di wilayah Masing-masing," Pungkasnya.

(Lana)

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita Modus Atribut K3 di Prusahaan, Dedy Ardiyansyah: Pelaku Bukan dari Dinas

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE