Cegah Tindakan Ilegal, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Patroli Bersama Karantina Pertanian Di Perbatasan


Bagikan

Visual Jambi, Sanggau (Kalbar). – Guna mencegah tindakan ilegal di wilayah perbatasan Ri-Malaysia wilayah Kalbar, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns melakukan patroli bersama Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong di Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau.

 

Hal ini dikatakan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Makanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau. Sabtu (15/01/2022).

 

Dansatgas mengatakan dalam kegiatan patroli bersama ini melibatkan 4 orang personel pos Bantan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dipimpin Danpos Letda Inf Nanang, bersama 6 orang anggota Badan karantina pertanian dipimpin bapak Noval dengan menyusuri JIPP wilayah Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kec. Sekayam.

 

Kegiatan patroli bersama ini dilakukan berdasarkan perjanjian kerjasama antara Badan Karantina Pertanian dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat tentang dukungan operasional perkarantinaan hewan dan tumbuhan serta pengawasan kemananan hayati di wilayah perbatasan darat antar negara, guna antisipasi potensi kerawanan tindak kegiatan Ilegal terkait upaya pemasukan produk pertanian, tumbuhan dan hewan pembawa penyakit lintas perbatasan negara, Terang Dansatgas.

 

"Patroli bersama di jalur tidak resmi bersama Karantina Pertanian ini sebagai tindak lanjut dari adanya perjanjian kerjasama yang dilakukan secara rutin terjadwal sekaligus respon cepat terhadap informasi tindak ilegal dari masyarakat, dengan tujuan adalah pencegahan," ujar Dansatgas.

 

Terpisah Danpos Bantan Letda Inf Nanang mengatakan kegiatan ini merupakan wujud sinergitas TNI beserta instansi terkait dalam rangka mencegah kegiatan Ilegal di bidang produk pertanian, hewan dan tumbuhan di sepanjang Perbatasan RI-Malaysia.

 

“Pada patroli bersama di jalur tidak resmi perbatasan RI-Malaysia kali ini tidak di temukan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan Ileggal,” ujar Danpos.

 

Bapak Noval menyampaikan dalam menjalankan tugasnya, Karantina Pertanian tidak bisa bekerja sendiri. "Perlu membangun komunikasi dengan instansi terkait dan masyarakat sekitar guna pencegahan tindakan ilegal di bidang produk pertanian, tumbuhan dan hewan,” ucapnya.

(*/) 

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita Cegah Tindakan Ilegal, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Patroli Bersama Karantina Pertanian Di Perbatasan

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE