Cekcok Dengan Pengunjung, Tukang Parkir Tewas


Bagikan

Visual Jambi, Jambi -  Bertempat di hiburan malam Karaoke Omnia, yang berlokasi dijalan Merpati l, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Dua tukang parkir mengalami nasib naas dengan cara ditikam pengunjung, bahkan tewas. pada Jumat (21/02/2020) lalu.

Kedua tukang parkir tersebut yaitu, Kelvin Ramadan dan Riko Dermansyah. Kelvin meregang nyawa usai ditikam oleh kedua tersangka berinisial R dan RA, sedangkan rekan korban Riko Dermansyah harus menjalani perawatan intensif disebuah rumah sakit di Kota Jambi.

Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Jambi, Kombes Pol Dover Cristian, menjelaskan, kejadian naas tersebut awalnya terjadi pada pukul 01:30 WIB. Pada saat itu, pelaku bersama teman-temannya mendatangi sebuah room Karaoke Omnia. Kemudian pada saat akan pulang, salah satu teman pelaku ditahan oleh korban karena pelaku kurang membayar biaya parkir kendaraan.

"Korban bekerja sebagai tukang parkir, alasannya uang parkirnya kurang sehingga motornya ditahan oleh korban," kata Dover di Mapoltesta Jambi, Selasa (25/2/2020).

Kata Dover, pada saat itu sempat terjadi keributan saat korban menahan motor dari teman pelaku. Namun, keributan tersebut dapat dilerai oleh masyarakat sekitar lokasi. Kemudian pelaku pulang lalu kembali lagi dengan membawa teman-temannya juga membawa senjata tajam.

"Disana sempat terjadi keributan antara korban dan pelaku, namun keributan tersebut bisa dilerai. Setelah selesai, pelaku pulang dan pelaku kembali lagi membawa kawan-kawannya serta membawa Sejam. Kemudian terjadinya kekerasan fisik terhadap korban yang mengakibatkan meninggalnya korban," jelas Dover.

Dover menambahkan, Kurang dari 24 jam, akhirnya anggota personil Polresta Jambi berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku dari kejadian tersebut. 

"Status tersangka masih pelajar, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda terpengaruh alkohol atau zat lainnya," ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yaiti, satu unit senjata tajam berbentuk celurit dengan gagang stanlistil, Satu unit senjata tajam berbentuk celurit dengan gagang besi warna putih, satu unit motor Honda Vario, Satu buah kaos motif segitiga merek Loja dan satu buah celana jeans merek Wrangler warna biru.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 338 KUHPidana atau pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHPidana atau pasal 353 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.

(Irwan)

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita Cekcok Dengan Pengunjung, Tukang Parkir Tewas

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE