Mendadak Motor Di Perjalanan Tersendat Sendat, Di Duga Beli BBM Oplosan.


Bagikan

Visual Jambi, Kota Jambi. - Masyarakat Kota Jambi nampaknya harus berhati-hati saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan. Pasalnya, saat ini diduga peredaran BBM oplosan diduga marak.

 

Seperti halnya dialami Khairullah (34).  Karena kebiasaannya mengisi BBM untuk motor bukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) resmi Pertamina, dia harus rela kendaraan mengalami kerusakan.

 

Kerusakan terjadi diduga karena selama ini dia sering membeli BBM di warung- warung eceran.

 

"Awal kerusakan ketika motor saya dalam posisi jalan tetiba mati sendiri. Sebelum mati terdengar suara seperti gas motor tersendat-sendat," kata Khairullah, Senin (18/1/2021).

 

Kerusakan motor miliknya diduga akibat penggunaan BBM oplosan semakin kuat setelah montir di bengkel tempatnya memperbaiki motor menyatakan hal serupa.

 

"Pas ke bengkel montirnya juga bilang motor rusak ini karena minyak oplosan. Karena motor saya injeksi, bukan karburator maka harus mendapatkan perbaikan banyak dan biaya cukup besar," katanya.

 

Atas kejadian ini, Khairul meminta pihak berwenang terkait melakukan tindakan agar hal yang sama tidak terjadi kepada masyarakat konsumen lain.

 

Pihak Pertamina Jambi belum dikonfirmasi terkait hal ini.

 

Diketahui sebelumnya, Empat rumah di kawasan padat penduduk di RT 25, Kenali, Asam Bawah, Kotabaru, Kota Jambi dijadikan tempat mengoplos berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM) seperti Bensin, Pertalite dan Solar.

 

Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP, Handres mengatakan, bahan baku minyak mentah untuk mengoplos BBM tersebut berasal dari Bayung Lincir, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan.

 

Temuan empat rumah yang yang dijadikan tempat pengoplosan BBM Ilegal ini berawal dari penggerebekan tim gabungan dari Polresta Jambi dan Polsek Kotabaru, Kamis (7/1/2021) sore.

 

Dalam penggrebekan tersebut, berhasil diamankan sejumlah drum penyimpanan minyak, pompa minyak, hingga sarana pengangkut minyak oplosan. 

 

"Ada juga satu unit mobil Fuso BH 8529 MV yang sudah dimodifikasi. Mobil truk tersebut ada tedmon besi, yang nanti akan diisi minyak hasil oplosan," kata AKP Handres.

 

Selain itu, juga diamankan tiga orang yang diduga pelaku pengoplos BBM ilegal. Hanya saja, saat ini belum diketahui identitas ketiga pelaku. Sebab ketiganya masih dalam pemeriksaan Polisi.

Pewarta : RL

Editor     : Red

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita Mendadak Motor Di Perjalanan Tersendat Sendat, Di Duga Beli BBM Oplosan.

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE