Dana Belum Jelas Di Dinas PUPR, Uang Rekanan Di Merangin Terancam Dibayar 2021?


Bagikan

Visual Jambi, Merangin. - Dengan Adanya refocusing anggaran untuk penaganan Covid-19, membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Merangin belum bisa melakukan pembayaran terhadap rekanan. Bahkan pekerjaan Tahun 2020 ini 'Terancam' dibayarkan Tahun 2021 mendatang.

 

"Kami belum dapat mengambil tindakan terhadap rekanan, karena pendanaan belum jelas," kata Aspan Kepala Dinas PUPR Merangin, Senin (6/7/ 2020).

 

Dikatakan Aspan, anggaran Dinas PUPR baru saja mendapat revisi dari DPKAD. Setelah DPA selesai, kata Aspan, maka pihaknya akan memanggil para rekanan.

 

"Nanti kita akan tawarkan sesuai dengan anggarannya. Kalau mereka (rekanan-red) cuma sanggupnya sesuai dengan uang muka, misalnya uang muka 30 persen artinya mereka harus bekerja 35 persen, setelah dikerjakan maka kami akan turun dulu untuk memastikan," ujar Aspan.

 

Namun jika nanti rekanan sanggup menyambung pekerjaannya lagi, maka dibuat perjanjian dengan cara pemerintah daerah membuat hutang daerah pada rekanan dan akan dibayar pada APBD perubahan atau APBD 2021 nanti.

 

"Jadi kami mau dudukkan dulu persoalannya sebenarnya seperti apa. Langkah yang kami ambil dengan rekanan nantinya, apakah mereka sanggup mengerjakannya lagi atau berhenti tergantung dengan rekanan nantinya," ujarnya.

 

"Kalau memang mereka cuma sanggup bekerja dengan uang muka 30 persen maka mereka harus bekerja 35 persen karena ada Retensinya 5 persen. hanya itu solusi yang bisa kami berikan, tapi kalu mereka sanggup dan mau jadi utang daerah silakan mereka bekerja," pungkasnya.

 (mr)

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita Dana Belum Jelas Di Dinas PUPR, Uang Rekanan Di Merangin Terancam Dibayar 2021?

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE