Bupati Tanjab Barat Di Duga Menyalahgunakan Wewenang, Aliansi Geram Orasi Di Ombudsman


Bagikan

Visual Jambi, Tanjab Barat. - Gerakan Rakyat Jambi Menggugat (Geram) lakukan aksi didepan Kantor Ombudsman perwakilan Jambi terkait penyalahgunaan wewenang dan jabatan dari Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (03/01/21).

 

Korlap aksi, Hafizi Alatas mengatakan "aksi ini terkait tentang pemberhentian pegawai negeri sipil dalam jabatan administrator dan pengawasan dilingkungan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat."

 

Disini kami menilai Bupati Tanjung Jabung Barat telah melakukan penyalahgunaan wewenang  dan jabatan. Dimana Bupati akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 17 Februari 2021, terang Haviz kepada awak media.

 

Padahal jelas diatur didalam Permendagri No. 73 tahun 2016 tentang pendelegasian wewenang penandatanganan persetujuan tertulis untuk melakukan pergantian pejabat dilingkungan pemerintah daerah. Pasal 71 ayat (2), (4) dan pasal 162 ayat (3) UU Nomor 10 tahun 2016.

 

"Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan masa akhir jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis." ungkap Haviz

 

Menyikapi aksi tersebut, Kepala perwakilan Ombudsman Jambi yang dalam hal ini diwakili oleh Pelaksana Harian, Masnur Rachman mengucapkan terimakasih kepada Aliansi Geram yang sudah hadir di Kantor Ombudsman menyuarakan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Disini saya mewakili Kepala Ombudsman, karena beliau lagi ada kegiatan di Kabupaten Sarolangun dan Tanjung Jabung Barat. 

 

Tadi kami sudah diskusi dengan aliansi Geram. Silahkan nanti Aliansi Geram berkoordinasi dengan pihak korban langsung yang mengalami dugaan penyimpangan prosedur ini, ujarnya.

 

Dan juga silahkan bersurat ke KASN dan ditembuskan ke Ombudsman. Jika nanti tidak ditindaklanjuti silahkan nanti teman-teman dari aliansi Geram baik itu melalui kuasa atau korban langsung untuk melengkapi syarat formil di Ombudsman agar dapat ditindaklanjuti untuk menjadi laporan resmi, terangnya.

 

Untuk lebih lanjut dari permasalahan ini, mungkin bisa dikoordinasikan dengan Kepala Perwakilan Ombudsman, insyaallah hari Senin beliau sudah ada di Jambi, pungkasnya.

 

(red).

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita Bupati Tanjab Barat Di Duga Menyalahgunakan Wewenang, Aliansi Geram Orasi Di Ombudsman

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE