BLT Di Desa Sipin Teluk Duren, Diduga Tak Tepat Sasaran?


Bagikan

Visual Jambi, Muaro Jambi. - Guna untuk meringankan beban masyarakat pada Pandemi Covid-19. Pemerintah Pusat menginstruksikan kepada seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/kota hinggga Ke Tingkat desa, agar Pemerintah di Tingkat desa, menyalurkan  Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk membantu warga masyarakat yang berdampak.

 

(Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa itu diberikan kepada penerima sebesar Rp 600.000,- pada masing-masing Kepala Keluarga setiap bulan, selama hingga Tiga bulan kedepan secara berturut-turut. Dengan Total BLT Dana Desa yang akan diberikan selama tiga bulan berjumlah Rp 1,8 Juta.

 

Kondisi COVID-19 ini bisa menimbulkan warga berdampak mendadak menjadi miskin, Kemarin-kemarin nggak miskin. Termasuk terdampak di Desa SipinTeluk Duren Kecamatan Kumpaeh Ulu kebupaten Muaro Jambi.

 

Pada Penyaluran Bantuan BLT di Desa ini (Sipin Teluk Duren-red) Diduga tidak tepat sasaran. Dari data semula berjumlah 145 Kepala Keluarga (KK), realisasinya hanya 97 KK, Ujar Sumber media ini.

 

Kami menyesalkan atas Persaoalan ini karena sejumlah KK yang semula terdata dalam data Penerima manfaat tersebut. Dirinya merasa tidak masuk dalam data Penerima BST atau BLT.

 

Selain itu lanjutnya "Suami saya dengan mata pencarian yang hanya bekerja serabutan sehari harinya, Ujar (Ha) yang indentitas disamarkan.

 

(Ha) mengungkapkan "Bantuan yang penerimanya ada yang tidak layak menerima, pasalnya si penerima memiliki mobil, sedangkan orang yang Benar-benar 'Susah' tidak dapat bantuan, ia sangat Menyayangkan. atas yang ditetapkan Pemerintah Desa setempat.

 

Kepala Desa Sipin Teluk Duren Hendri saat diKonfirmasi persoalan tersebut via Ponselnya pada tanggal 11 Mei 2020 yang Lalu pada pukul 10:25  melalui whatshap, Dirinya tidak merespon, hingga berita ini diPublis.

 

Hari Kamis (14/5/2020) Pukul 11.46 Wib, konfirmasi lanjutan (Ha) yang juga sumber Media ini menjelaskan, sebut nya (Ha-red) si Penerima Bantuan yang punya mobil Dua orang, memang bantuan itu tidak boleh, dan orang yang punya toko walau tokonya kecil, Kata pak Kades kemarin. BLT yang telah diserahkanya itu termasuk orang Tua nya pak Kadespun akan dicoret atau dibatalkan, tapi tidak tau pasti (Transparan) Dana BLT dikembalikan duit nya, dan sayapun masukkan data untuk menerima bantuan dari pihak Petugas desa, tapi sampai sekarang belum menerima, dan tidak tahu kapan akan menerima lanjutan BLT tersebut, ujar Ha. 

(Team)

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita BLT Di Desa Sipin Teluk Duren, Diduga Tak Tepat Sasaran?

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE