Berakhirnya Z, Tokoh dan Warga Desa Apresiasi Kapolres Batanghari


Bagikan

Visual Jambi, Batanghari. - Kapolres Batang Hari didampingi oleh Kasat Reskrim kasat narkoba, media sekalian yang mana ingin menyampaikan berita perkara tindak pidana barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia yaitu menerima, mencoba, memperoleh menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai dan menyimpan, mengangkut, menyembunyikan menggunakan senjata api, amunisi atau 

sesuatu bahan peledak dihukum mati, atau hukukaman penjara seumur hidup atau setinggi 20 tahun penjara, sebagaima dimaksud dalam pasal 1 ayat 1 No 12 tahun 1951, atau paling singkat 4 tahun atau dengan dimaksud dalam pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkoba, Jumat (13/08/2021). 

 

kapolres Menyampaikan "pada hari Kamis kemarin tanggal 12 Agustus 2001 pukul 16. 00 telah berhasil kita tangkap dalam keadaan istri meninggal dunia terjadi kontak senjata terhadap salah satu warga Desa Mekarsari Kecamatan sepulu Kabupaten Batanghari, terkait beberapa rangkaian kejahatan kriminalitas dan tindak pidana yang dilakukan sejak tahun 2015

 

Ada 6 perkara tidak bicara namun masih banyak yang belum melaporkan kepada Kami membuat masyarakat yang menjadi korban dari beberapa perkara itu tidak berani melapor kepada pihak kepolisian karena ada dari pihak saudara Zuhdi ini

 

Selama 16 hari personil kami gabungan  Reskrim Intel telah masuk ke area Desa Mekarsari melakukan upaya Little mengendap mencari informasi mengikuti untuk menangkap keberadaan Zuhdi,  itu karena sejak tahun 2015 beberapa kali upaya penangkapan itu gagal terdengar oleh yang bersangkutan.

 

Kronologi Penangkapan :

Berdasarkan surat perintah  tugas Kapolres Batanghari kepada team gabungan polres dalam rangka upaya penyelidikan perkara pidana yang terjadi di wilayah hukum polres batanghari yang diduga dilakukkan oleh tersangka Zuhdi bin Abu Bakar. 

 

"Sejak hari senin tanggal 09 Agustus 2021 telah melakukan penyelidikan keberadaan tersangka dan pada hari kamis tanggal 12 Agustus 2021 sekira pukul 16.00 WIB anggota melakukan pengintaiN dilokasi jalan setapak perkebunan kelapa sawit kecamatan maro sebo ulu kabupaten Batanghari melihat tersangka sedang mengendarai Motor dengan membonceng istri tersangka, kemudian anggota menembakkan peringatan keatas namun tersangka mengabaikan dan tetap melarikan diri serta melakukan perlawanan sambil membalas tembakan terhadap anggota. Sehingga anggota melakukan penembakan secara tegas dan terukur kearah tubuh tersangka hingga tersungkur," Ujar Kapolres.

 

Karena proses evakuasi menuju rumah sakit yang jauh dan memakan waktu didalam hutan dan penyeberangan sungai maka tersangka sudah meninggal dunia, ditemukan barang bukti sepucuk senjata api laras pendek, senjata jenis kecepek, dan barang bukti lain di antaranya :

 

1. 14 Butir amunisi kaliber 5,56 mm

2.  1 kaleng peluru senapan angin

3.  1 bilah parang dengan panjang +45cm             bergagang kayu

4.  1 Lembar surat kuasa khusus penjaga              keamanan

5.   4 buah jimat dengan tulisan Arab

6.   1 buah dompet berwarna cokelat

7.  1 buah ikat pinggang dengan sarung senjata api

8.   6 buah korek api atau mancis

9. 1 buah senter kepala

10. Uang tunai sejumlah Rp 1.375.100.

11. 2 buah sendok sabu terbuat dari pipet

12. 3 buah dompet kecil 

13.  1 unit HP Nokia warna biru 

14.  2 buah paket plastik kecil yang berisi diduga narkotika jenis shabu

15. 1 Buah plastik Besar yang berisikan 21 plastik bening kecil 

16. 1 Buah pinset keci.

 

Berdasarkan informasi dari masyarakat khususnya desa tebing tinggi kecamatan Maro sebo ulu kabupaten batanghari, tersangka sudah sangat meresahkan sehingga masyarakat sangat mendukung upaya penangkapan tersangka. Bahkan tokoh masyarakat sangat mengapresiasi tindakan kepolisian Resor Batanghari.

(*/) 

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita Berakhirnya Z, Tokoh dan Warga Desa Apresiasi Kapolres Batanghari

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE