3 Jenis Kandang Peternakan Di Rt 19 Kelurahan Bagan Pete Kota jambi, Di Duga Tanpa Izin Dan Mencemari Hama Di Pemukiman Warga


Bagikan

Visual Jambi, Kota Jambi. - DiSektor Perkembangan yang mengenai ketentuan hukum pendirian peternakan atau kandang-kandang bagi pelaku usaha untuk meraup keuntungan terkadang tidak melihat ataupun memikirkan Area lokasi pemukiman penduduk, pasalnya ada 3 jenis yaitu kandang Ayam potong (Boiler), Kandang burung Walet, Kandang Sapi, Kandang Peternakan tersebut berada di lokasi pemukiman penduduk di Rt 19 kelurahan Bagan Pete, kecamatan Alam Berajo. 

 

Terlihat secara aturan perundang-undangan yang berlaku, di duga pelaku usaha ini tidak memiliki izin yang sah yang dikeluarkan di pemerintahan kota Jambi, selasa (09/02/21). 

 

Pada saat awak media mendatangi Abdul Saman selaku Rt 19 pun menceritakan "Ada warga yang komplain Dikarenakan yang menjadi permasalahan adalah bau menyengat yang tidak sedap akibat ditimbulkan dari usaha Peternakan sapi tersebut sangat mengganggu masyarakat kita,

 

Selain itu Peternakan ayam boiler (ayam potong) banyaknya lalat yang timbul hingga masuk ke rumah-rumah penduduk sekitar yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan warga sekitar. 

 

Untuk Peternakan walet terganggunya suara yang bising apalagi dimalam hari, itupun saat saya meninjau ke lokasi untuk menemui pemiliknya tidak pernah ada," sebut Saman.

 

"Dari sisi lain saya tidak tahu manahu untuk ketentuan izin, maka saya berharap bagi pejabat pemerintahan dan DPRD Kota Jambi yang membidangi ini segera menindak tegas atau dibasmilah kandang tersebut, karena perkampungan ini harus bersih dari hama-hama, kami tidak mau di Rt 19 ini di Sebut kampungnya kandang," Harapnya. 

 

Pewarta : FM

Editor     : Red

 

Artikel Terkait


Komentar Pembaca Berita 3 Jenis Kandang Peternakan Di Rt 19 Kelurahan Bagan Pete Kota jambi, Di Duga Tanpa Izin Dan Mencemari Hama Di Pemukiman Warga

Berikan Komentar Anda


Berkomentarlah dengan bijaksana dan dapat di bertanggung jawabkan. Komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE